Assesment Center Jabatan Kabag Polres Jajaran Polda Sulsel, 12 Asesi Diuji 32 Asesor

MAKASSAR – Polda Sulsel kembali menggelar Assesment Center jabatan Kabag (eselon IIIB) Polres jajaran Polda Sulsel.

Gelaran ini berlangsung selama dua hari di Gedung Assesment Center Polda Sulsel, Kamis-Jumat (13-14/6/2024).

Karo SDM Polda Sulsel yang diwakili oleh Kabag Binkar Biro SDM Polda Sulsel AKBP Santiaji Kartasasmita, S.I.K membuka secara resmi kegiatan Assessment Center ini.

AKBP Santiaji mengatakan, gelaran ini bertujuan untuk mendapatkan calon pejabat sesuai kompetensi.

Assessment Center menjadi penilaian yang
terstandar guna menilai atau
mengukur potensi dan prediksi keberhasilan seseorang dalam
suatu jabatan melalui beberapa
simulasi / alat ukur berdasarkan
kompetensi jabatan dan dilakukan
oleh beberapa asesor.

“Para asesi saya harapkan mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” tutur AKBP Santiaji.

Assessment center yang digelar di Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan ini, diikuti oleh 12 asesi (peserta) yang diuji oleh 32 orang Asessor.

Dari 32 asesor salah satunya Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang ditujuk untuk memberikan penilaian terhadap calon pejabat Kabag Polres Eselon IIIB Jajaran Polda Sulsel.

Saat ditemui oleh awak media, mantan Kasubbag Renmin Satbrimob Polda Sulsel yang telah menjadi Asessor sejak tahun 2012 ini menyebutkan metode yang digunakan dalam Assessment Center.

” Untuk kegiatan asessment center kali ini kita menggunakan tiga metode atau tools yaitu CAT Psikometri , diskusi tanpa pemimpin(LGD) dan wawancara (BEI),” jelas Danyon Ichsan.

Komandan Ichsan juga mengatakan ada 5 (lima) kategori hasil Assessment Center yang akan diterima oleh para Asesi yaitu SMS ( Sangat Memenuhi Syarat), MS (Memenuhi Syarat), CMS (Cukup Memenuhi Syarat), MMS ( Masih Memenuhi Syarat), dan BMS ( Belum Memenuhi Syarat),

“Kami berharap semua peserta dapat memberikan hasil yang terbaik karena kegiatan ini juga bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana potensi diri untuk mengemban suatu jabatan,” pungkas Danyon Ichsan.(*)

Korban Kecelakaan Perahu Katinting Ditemukan, Begini Kondisinya

Bone- Korban kecelakaan perahu kayu (Katinting) Minggu (09/06), di aliran Sungai Walannae Kabupaten Bone ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tubuh Darmo (32) warga Dusun Ceppie Desa Latonro Kecamatan Cenrana ditemukan mengapung oleh nelayan setempat di Muara Sungai Walennae sekitar 7,5 km dari lokasi korban tenggelam,Selasa (11/06).

Penemuan korban tenggelam tersebut dibenarkan oleh Komandan Batalyon Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.So. M.Si. yang ditemui awak media siang tadi.

” Benar korban tenggelam atas nama Darmo (32) telah ditemukan oleh nelayan setempat, dan langsung di evakuasi tim SAR Batalyon C Pelopor bersama tim SAR gabungan, saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,” tutur Danyon Ichsan.

Lebih lanju Danyon Ichsan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam operasi pencarian korban.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerjasama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian ini yang berjalan lancar dan korban bisa cepat ditemukan, semua ini berkat koordinasi dan kekompakan kita semua, ” pungkas komandan bergelar Magister Of Saint ini.

Sebelumnya korban bernama Darmo (32) dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Walannae Kabupaten Bone setelah perahu katinting yang dia kemudikan menabrak batang kayu, korban berteriak minta tolong namun naas tubuh korban terseret arus sungai dan akhirnya tenggelam.

Dalam operasi pencarian korban tenggelam ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Polair Polres Bone, TNI, Basarnas, BPBD dan Satpol PP Kabupaten Bone serta dibantu oleh warga setempat telah melakukan pencarian korban sejak Minggu (09/06).

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan juga menerjunkan 2 (dua) unit perahu karet dan perahu milik nelayan.(*)

Perahu Tabrak Batang Pohon, 1 Korban Dilaporkan Hilang , SAR Brimob Bone Gerak Lakukan Ini

Bone- Seorang Pria bernama Darmo (32), dilaporkan hilang di aliran Sungai Walennae Desa Ajjalase Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, Minggu (09/06).

Darmo dilaporkan hilang usai perahu Katinting yang dia kemudikan menabrak batang kayu.

Kejadian berawal saat pria paruh baya tersebut hendak pulang ke rumahnya yang berada di Dusun Ceppie Desa Latonro Kecamatan Cenrana pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Di tengah perjalanan, perahu kayu yang dikemudikan menabrak batang pohon kayu yang tersangkut di pinggir aliran sungai, hal ini menyebabkan tubuh korban terlempar dari perahu dan masuk ke dalam sungai.

Warga setempat sempat mendengar korban meminta tolong, tapi naas ketika korban hendak ditolong, korban tenggelam terseret arus sungai.

Menerima laporan kejadian tersebut, tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bergerak cepat melakukan pencarian korban , Senin (10/06/24).

Hal ini dibenarkan oleh Komandan Batalyon Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang ditemui awak media pagi tadi.

“Benar, Pagi tadi kami terjunkan 1 regu SAR Brimob Bone untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di sungai Walannae,” ungkap Danyon Ichsan.

Mantan Kasubbag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini berharap semoga korban segera ditemukan.

“Tentunya di lapangan, tim SAR kami akan bergabung dengan tim SAR lainnya dalam pelaksanaan operasi, kami berharap operasi pencarian korban ini berjalan lancar dan korban dapat segera ditemukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Danyon Ichsan juga mengatakan bahwa pihaknya juga menyiapkan tim selam untuk mempercepat proses pencarian korban apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Di hari pertama operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Walennae Kabupaten Bone, tim SAR gabungan dari Brimob Bone, Basarnas Bone, Polair Polres Bone, Koramil Cenrana, BPBD dan Satpol PP Kabupaten Bone melaksanakan pencarian korban dengan tehnik penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga radius 5 km.

Selain itu tim SAR juga membuat ombak buatan dengan manuver perahu karet di sekitar lokasi tenggelam dengan harapan korban dapat muncul di permukaan.(*)

Brimob Bone Bersama Baznas Bangun Rumah Layak Huni Bagi Warga Kurang Mampu

Bone- Suasana gembira tergambar pada seorang janda renta warga Jalan MH. Thamrin Kelurahan Ta’ Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.

Pasalnya Syakirah Syapinah (70), lansia yang tinggal sebatang kara ini, menjadi penerima bantuan bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone, Jum’at (07/06).

Berkolaborasi dengan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Baznas Bone membangun rumah layak huni untuk Nenek Syakirah yang diketahui tinggal seorang diri di gubuk kecil berukuran 1,5 m².

Pembangunan rumah layak huni untuk nenek Syakirah dikerjakan dalam kurun waktu 1 (satu) minggu atau 7 hari oleh personel Brimob Bone.

Hal ini diungkapkan oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos.,M.Si., yang temui oleh awak media usai melaksanakan sholat Jum’at siang tadi.

“Alhamdulillah hari ini personel kami bersama BAZNAS Bone telah merampungkan pembangunan rumah layak huni untuk nenek Syakirah,” ujar Nur Ichsan.

“ Dalam pengerjaan bedah rumah ini dikerjakan oleh 7 anggota kami setiap hari nya dan dibantu oleh Babinsa Koramil Tanete Riattang serta warga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pengerjaan bedah rumah tersebut dimulai dari pemasangan pondasi dan dinding, hingga pemasangan atap serta pembuatan kamar mandi.

“Alhamdulillah rumahnya sudah bisa ditempati dan tentunya ini tidak lepas dari dukungan dari semua pihak khususnya Baznas Kabupaten Bone serta pemerintah Kelurahan Ta’,” tambah Mantan Danden Gegana Satbrimob Polda Sulbar ini.

Sementara itu Wakil Ketua 4 BAZNAS Bone yang mewakili Ketua BAZNAS Bone H. Ikhsan Abdullah, S.Pi., menyampaikan ucapan terima terima kasih kepada Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

“Alhamdulillah hari ini kami meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada ibu Syakirah, kami juga menyampaikan ucapan terima kasih personel Brimob Batalyon C Pelopor dan Bapak Danyon C Pelopor yang telah mendukung kami sejak awal kegiatan bedah rumah ini, semoga kegiatan ini bernilai amal bagi kita semua dan para Muzakki yang telah ikut menyumbang di BAZNAS Bone ,” ungkap H. ikhsan.

Selain didukung oleh personel Brimob Bone, kegiatan bedah rumah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Bone ini juga didukung oleh Koramil Tanete Riattang, Polsek Tanete Riattang dan pemerintah Kelurahan Ta.(*)

Niat Liburan Bersama Teman, Remaja di Soppeng Terseret Arus Sungai, SAR Brimob Diterjunkan Cari Korban

Soppeng- Nasib malang menimpa seseorang remaja di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Pasalnya warga Dusun Bunne Desa Goarie Kecamatan Marioriwawo dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Walennae saat liburan / memancing bersama temannya.

Regang (14) dilaporkan hanyut terseret arus sungai saat liburan bersama 11 orang temannya di pinggir sungai Walannae pada Minggu pagi (02/06).

Menurut keterangan saksi mata, Regang dan temannya berniat liburan dengan memancing sambil bakar ayam di pinggir Sungai Walennae tidak jauh dari rumahnya. Setelah makan bersama, korban Regang langsung membuka pakaian dan inisiatif untuk berenang di sungai, korban sempat dilarang oleh temannya namun tidak dihiraukan.

“Baru sekitar lima menit mandi-mandi di sungai, saya lihat teman ku terbawa arus sungai, karena panik, saya langsung minta bantuan orang yang lewat disekitar situ pak,” ungkap salah satu teman korban.

Menerima informasi tersebut, tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dan Basarnas Bone langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang dikonfirmasi oleh awak media membenarkan perihal bantuan pencarian korban tenggelam di Kabupaten Soppeng, Senin (03/06).

“Tim SAR Brimob Bone bersama Basarnas sudah berada di lokasi sejak tadi malam, dan dalam operasi pencarian korban tenggelam ini, kami menerjunkan 1 regu SAR beserta penyelam untuk memaksimalkan proses pencarian, kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tutur Danyon Ichsan.

Sementara itu Koordinator Pos Basarnas Bone Febrianto Tri Setiawan menjelaskan dalam operasi pencarian ini menggunakan dua tehnik pencarian dengan radius pencarian hingga 5 (lima) km dari titik korban tenggelam.

“Pada pencarian hari pertama ini kami membagi tiga tim untuk menyisir aliran Sungai Walennae sejauh 5 km dari titik terakhir korban terlihat, satu tim akan fokus mencari di titik tenggelam korban dan sisanya melakukan penyisiran di kanan kiri aliran sungai, dan apabila memungkinkan kami juga akan melakukan penyelaman di titik korban tenggelam,” jelas Febrianto.

Adapun pihak yang terlibat dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Walennae Dusun Bunne Desa Goarie Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng ini diantaranya Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Basarnas Bone, BPBD Kabupaten Soppeng, PMI, dan dibantu oleh warga setempat.(*)

3 Hari Pencarian, Korban Tenggelam Di Perairan Teluk Bone Ditemukan

Bone. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Brimob Batalyon C Pelopor, Basarnas Bone, Polair Polres Bone, BPBD, Satpol PP Kab. Bone dan Potensi SAR dari KP Khatulistiwa serta masyarakat setempat berhasil menemukan korban tenggelam, Syamsuddin (25) di perairan Teluk Bone, Minggu (02/06/2024).

Pemuda asal Kabupaten Maros tersebut dilaporkan melompat dari KMP Permata Nusantara setelah kurang lebih 30 menit bertolak dari Pelabuhan Bajoe menuju Pelabuhan Kolaka pada hari Jumat (31/05/2024).

Belum diketahui pasti motif pemuda yang menetap di Kota Kendari ini mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas kapal ferry yang sedang berlayar menuju Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara, namun menurut informasi yang dihimpun pemuda tersebut mengalami depresi akibat masalah keluarga.

Koordinator Pos Basarnas Bone Febrianto Try Setyawan mengatakan korban ditemukan setelah dilakukan pencarian selama 3 hari.

“Korban ditemukan sekitar 2NM arah utara Pelabuhan Bajoe dan mengambang akibat tersangkut tali rumput laut milik nelayan,” ujar Febrianto.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh potensi SAR yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” lanjutnya.

Sementara itu Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si mengatakan teknik pencarian hari ini dengan membagi 2 tim yakni penyisiran arah teluk Bone dan Tanjung Pallette.

“Setelah dilakukan penyisiran selama kurang lebih 1 jam, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita,” tutur Nur Ichsan.

“Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam operasi pencarian ini sehingga korban dapat ditemukan,” pungkas mantan Danden Gegana Sat Brimob Sulbar.

Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Tenriawawu untuk penanganan selanjutnya dan diserahkan kepada pihak keluarga.(*)

Tim SAR Gabungan Sisir Teluk Bone Cari Pemuda Yang Lompat Dari Atas Kapal Tujuan Kendari

Bone- Tim SAR Gabungan dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Sat Polair Polres Bone, Basarnas, BPBD dan Satpol-PP Kabupaten Bone, terus berupaya mencari korban tenggelam Syarifuddin (25), yang dilapor hilang di perairan Teluk Bone, Jum’at (31/05) kemarin.

Menurut penjelasan Koordinator Pos Basarnas Bone Febrianto, upaya pencarian korban yang diketahui melompat dari atas kapal ferry KMP. Permata Nusantara tujuan Kolaka Sulawesi Tenggara tersebut dilakukan hingga radius 6 mil dari Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Sabtu (01/06),

” Untuk pencarian hari ini tim SAR gabungan fokus melakukan penyisiran di perairan Teluk Bone hingga radius 9 mil dengan menggunakan perahu karet Basarnas dan kapal patroli Polair, kami juga menyiapkan tim selam dari Brimob dan Basarnas apabila sewaktu-waktu dibutuhkan penyelaman di lokasi yang diduga kuat sebagai titik terakhir korban terlihat,” ungkap Febrianto.

Febrianto juga menjelaskan kendala dari pencarian korban tenggelam yakni tidak diketahuinya titik terakhir korban jatuh serta luasnya area pencarian.

” Karena luasnya area pencarian, dalam operasi ini kami juga meminta bantuan nelayan setempat yang beraktivitas di sekitar perairan Teluk Bone untuk melapor kepada kami apabila menemukan korban atau informasi apapun yang berkaitan dengan korban,” sambungnya

Sementara itu Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si., membenarkan perihal personelnya yang terjun dalam pencarian korban yang melompat dari atas kapal karena depresi itu.

“Sejak kemarin tim SAR kami telah melakukan pencarian korban tenggelam di perairan Teluk Bone bersama tim SAR gabungan, hari ini kami berikan lagi dukungan tambahan tim penyelam membantu proses pencarian korban dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” tutur Danyon Ichsan.

Adapun kronologis kejadian hilangnya pemuda di perairan Teluk Bone bermula ketika KMP Permata Nusantara baru bertolak dari Pelabuhan Penyeberangan Bajoe menuju Kolaka, saat bergerak sekitar 2 (dua) mil laut, seorang pemuda yang diduga depresi akibat permasalahan keluarga langsung melompat ke laut, kejadian tersebut dilihat oleh seorang saksi mata yang melapor ke ABK kapal.

KMP Permata Nusantara sempat melakukan upaya pencarian korban dengan berputar di sekitar lokasi kejadian selama 1 (jam) sambil menunggu tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, korban Syarifuddin (25) belum ditemukan dan proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan hingga 7 (tujuh) hari kedepan berdasarkan Standart operating procedur ( SOP ) pencarian korban hilang atau tenggelam.(*)

Personel Brimob Bone Ikuti Rikkesla; Danyon Ichsan, Kesehatan Sebagai Modal Utama Dalam Tugas

Bone – Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala ( Rikkesla) yang digelar oleh Biddokkes Polda Sulsel, Jum’at (31/05/24).


Kegiatan rutin setiap semester yang bekerja sama dengan Klinik Kimia Farma tersebut, dilaksanakan di aula serbaguna Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Jalan M.H. Thamrin No 70 Kelurahan Ta Kecamatan Tanete Riattang dan diikuti oleh ratusan personel Brimob Bone.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ketua tim Rikkesla dr. Frezzy Sanatha Samuel menerangkan jika kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan para personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

“Tujuan utama kegiatan ini untuk memeriksa kesehatan personel Polri khususnya personel Batalyon C Pelopor dan apabila ditemukan adanya indikasi penyakit berbahaya langsung bisa ditindaklanjuti sehingga menjamin kesehatan para personel, selain itu kegiatan ini berfungsi untuk mempersiapkan personel yang ingin mengikuti pendidikan lanjutan,” jelas Kaur Kesmapta Biddokkes Polda Sulsel ini.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan Rikkesla ini sangat menunjang untuk pelaksanaan tugas – tugas opersional personel di lapangan ke depan.

“Hari ini personel kami mengikuti kegiatan Rikkesla, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena bisa memapping kondisi kesehatan personel untuk mendata personel yang siap tugas, kegiatan ini juga membantu kami dalam hal pemeliharaan dan pembinaan kemampuan personel, ” jelas Danyon Ichsan.

Mantan Kasubbag Renmin Sat Brimob Polda Sulsel ini juga menanmbahkan bahwa kesehatan adalah modal utama bagi personel dalam pelaksanaan tugas, oleh karena itu dirinya berharap hasil dari Rikkesla ini seluruh personel Brimob Bone dalam kondisi sehat semua dan siap untuk melaksanakan tugas.

Adapun tahap-tahap yang dilalui oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dalam pemeriksaan kesehatan berkala ini diantaranya registrasi, pemeriksaan tensi dan berat badan, pemeriksaan darah, EKG , Rontgen, pemeriksaan kesehatan jiwa ( Keswa ), dan Treadmill bagi personel yang berusia diatas 40 tahun.(*)

Tim Biddokkes Polda Sulsel Sosialisasi Kesehatan Kepada Brimob Bone

Bone- Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menerima kunjungan Tim Biddokkes Polda Sulawesi Selatan di Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Jalan M.H. Thamrin No 70 Kelurahan Ta Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Selasa (28/05/24).

Kunjungan Tim Biddokkes Polda Sulsel yang dipimpin oleh dr. R. Septiani Madjid ke Mako Brimob Bone ini dalam rangka sosialisasi kesehatan bagi personel Polri Jajaran Polda Sulsel tahun anggaran (T.A) 2024.

Kegiatan sosialisasi yang mengangkat materi tentang penyakit kronis atau penyakit menahun ini disampaikan langsung oleh ketua tim Biddokkes Polda Sulsel dr. R. Septiani Madjid.

Salah satu poin penting dalam sosialisasi kesehatan yang berlangsung di Aula Mako Batalyon C Pelopor tersebut ialah pengetahuan tentang penyakit TBC (Tuberkulosis).

Kegiatan inipun mendapatkan antusias yang tinggi dari personel Brimob Bone.

Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel AKP Darfin Tahrir, SH yang mewakili Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mendampingi tim Biddokkes Polda Sulsel menjelaskan jika kegiatan sosialisasi kesehatan sangat penting bagi personel Brimob Bone.

” Kami ucapkan terima kasih kepada tim Biddokkes Polda Sulsel atas kunjungannya ke Mako kami ini, kegiatan sosialisasi kesehatan ini sangat bermanfaat bagi kami terlebih kita mengetahui Indonesia berada pada peringkat kedua dunia dalam kasus TBC, dengan adanya sosialisasi ini setidaknya anggota mengetahui cara mencegah dan tindakan apa yang harus dilakukan ketika ditemukan kasus TBC di lingkungan sekitarnya ” ungkap Wadanyon C Pelopor.

Sementara itu Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. M.Si., yang dihubungi via telepon berharap jika kegiatan sosialisasi kesehatan ini dapat dilaksanakan rutin.

” Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada tim Biddokkes Polda Sulsel yang telah melakukan sosialisasi kesehatan kepada personel Batalyon C Pelopor, dan berharap kegiatan ini dapat lebih sering dilaksanakan untuk memotivasi personel agar lebih meningkatkan kesadaran tentang pentingnya hidup sehat ” pungkas Danyon Ichsan.

Selain mengikuti sosialisasi kesehatan, di hari yang sama personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel beserta Bhayangkari Anak Ranting Batalyon C Pelopor juga mengikuti pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diberikan oleh tim Keslap (Kesehatan Lapangan) Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.(*)

Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan ke Pelabuhan Bajoe, SAR Brimob Gerak Cepat Lakukan Evakuasi

Bone – Insiden pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Kali ini terjadi di Jalan Yos Sudarso ( Poros Bone Bajoe ) Kelurahan Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur, Minggu (26/05/24).

Akibat kejadian tersebut, arus lalulintas dari arah Kota Watampone menuju Pelabuhan Penyeberangan Bajoe dan sebaliknya mengalami kemacetan panjang karena batang pohon yang tumbang menutup seluruh ruas jalan.

Menerima informasi tersebut, tim siaga SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang dipimpin oleh Aipda Muhammad Idrus, langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang dikonfirmasi oleh awak media membenarkan perihal kejadian yang menyebabkan arus lalulintas di jalan poros Bone Bajoe lumpuh.

“Saat ini tim SAR Brimob Bone sudah berada di lokasi dan langsung melakukan pemotongan terhadap pohon tersebut untuk selanjutnya dievakuasi,” jelas Kompol Ichsan.

Komandan Ichsan juga menambah jika respon cepat tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor adalah wujud dari Bhakti Brimob untuk masyarakat,

“Tim SAR Brimob Bone kami siagakan 1×24 jam jadi manakala ada laporan atau informasi terkait bencana alam termasuk kejadian pohon tumbang seperti saat ini kami akan merespon cepat laporan tersebut dengan langsung turun ke lapangan,” sambungnya.

Dengan menggunakan 2 (dua) unit mesin pemotong kayu (Chainsaw) tim SAR Brimob Bone yang dibantu oleh personel Koramil Tanete Riattang dan masyarakat setempat berhasil mengevakuasi batang pohon berukuran besar tersebut dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian.

Saat ini jalan Poros Bone Bajoe kembali bisa dilalui oleh pengguna jalan setelah kurang lebih 1 (satu) jam mengalami kemacetan total.

Sementara itu Kepala Lingkungan setempat mewakili warga sekitar memberikan apresiasi kepada tim SAR Brimob Bone yang telah bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang.

“Saya sebagai Kepala Lingkungan Doajeng mewakili warga mengucapkan banyak terima kasih kepada Brimob Bone, Babinsa Koramil Tanete Riattang dan masyarakat yang telah bersinergi membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan dan alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati lagi oleh pengendara,” tutur Muhtar.(*)