Gerak Cepat Personel Batalyon C Pelopor Bersama Tim Gabungan Cari Korban Hanyut di Sungai Lacinde

Wajo, 19 Desember 2025 – Personel Batalyon C Pelopor bersama Basarnas, BPBD, PMI, serta unsur masyarakat bergerak cepat melaksanakan operasi pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Lacinde, Dusun Bajoe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini merupakan bentuk respons tanggap darurat atas laporan masyarakat guna mempercepat penanganan dan pencarian korban.

Upaya pencarian dilakukan secara terpadu dengan menyisir aliran sungai dan wilayah sekitar menggunakan peralatan pendukung yang tersedia. Seluruh unsur yang terlibat mengedepankan koordinasi, keselamatan personel, serta efektivitas pencarian agar setiap potensi lokasi dapat terjangkau secara optimal.

Keterlibatan aktif masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam mendukung operasi kemanusiaan ini. Sinergi antara aparat dan warga mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial dalam menghadapi musibah, dengan harapan korban segera ditemukan dan situasi kembali aman serta kondusif.

“Kami mengerahkan personel secara maksimal dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melaksanakan pencarian secara cepat, aman, dan terukur. Ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan bantuan kemanusiaan serta hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah, Tegas Danyon.”

Personel Brimob Tuntaskan Pembangunan Jembatan Gantung di Soppeng, Kapolda Sulsel: Jaga dan Manfaatkan

SOPPENG — Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H mendampingi Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. dalam kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Soppeng, Kamis (18 Desember 2025).

Pada Kunker di Soppeng, Kapolda Sulsel meresmikan Jembatan Gantung Lakellu Satya Haprabu yang berada di Kampung Lakellu, Dusun Walattasi, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo.

Kapolda Sulsel bersama rombongan disambut Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Soppeng, Ir Selle Ks Dalle.

Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungannya di Bumi Latemmamala.

“Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jembatan ini terkhusus kepada Korps Brimob,” kata Bupati Soppeng.

“Hari ini, membuktikan bahwa Polri terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” sambungnya.

Proses pembangunan Jembatan Gantung Lakellu Satya Haprabu oleh personel Sat Brimob Polda Sulsel yang berkolaborasi dengan tim Vertical Rescue Indonesia dibantu masyarakat ini berlangsung selama kurang lebih 2 pekan yang melibatkan 15 personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel.

Kehadiran Jembatan Gantung Lakellu Satya Haprabu yang dikerjakan personel Brimob Polda Sulsel ini memberikan manfaat luar biasa. Bukan hanya masyarakat, tetapi juga anak sekolah.

Pasalnya, kini Jembatan Gantung Lakellu Satya Haprabu menjadi akses utama bagi generasi penerus bangsa ke sekolah dalam mengejar cita-citanya.

Aksi personel Brimob Batalyon C Pelopor dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan gerak cepat Polri menyikapi atensi Presiden RI, Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum adanya jembatan tersebut, anak-anak harus bertaruh nyawa melintasi sungai. Mereka ke sekolah sehari-hari menggunakan sampan.

Jembatan yang dibangun personel Brimob Yon C tersebut menghubungkan tiga desa yang terisolir, yakni Desa Watu, Desa Marioritenggae, dan Desa Marioriaja.

Sementara itu, Kapolda Sulsel dalam sambutannya mengungkapkan, pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jembatan bukan sekadar sarana fisik, namun kata Kapolda Sulsel juga menjadi penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya masyarakat.

“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga akan semakin lancar, akses menuju pusat ekonomi dan pelayanan publik menjadi lebih mudah, serta diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Desa,” papar Kapolda Sulsel.

Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Sulawesi Selatan, dikatakan Kapolda Sulsel senantiasa mendukung program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa stabilitas keamanan dan pembangunan adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung setiap upaya pembangunan yang membawa manfaat bagi rakyat,” sebut Kapolda Sulsel.

“Saya berharap jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mari kita rawat bersama sebagai aset desa demi kepentingan generasi sekarang dan generasi yang akan datang. Kepada masyarakat, saya juga mengajak untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sehingga hasil pembangunan ini dapat dinikmati secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Adapun Dansat Brimob Polda Sulsel berharap, jembatan yang dibangun bisa dimanfaatkan dan dijaga sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Kami (Brimob, red) membangun jembatan gantung Lakellu Satya Haprabu ini menindaklanjuti arahan Presiden agar jajaran Sat Brimob senantiasa membantu masyarakat khususnya di daerah terisolir,” ujar Ridwan.

Dansat Brimob juga menambahkan, jembatan ini panjangnya 90 meter, dengan lebar 1 meter 40 sentimeter dan bisa bertahan hingga 10 tahun.

“Kami berharap dengan adanya jembatan ini warga masyarakat khususnya anak sekolah bisa terbantu dalam beraktivitas, Ini menjadi bukti dan komitmen Polri selalu hadir untuk masyarakat, Brimob Untuk Nusa dan Bangsa,” ungkapnya.

Adapun salah satu warga Dusun Lakellu, Andi Sardia menyampaikan rasa syukur berdirinya jembatan gantung.

“Sebelum ada jembatan, kami pakai rakit dan ban. Kalau banjir, anak sekolah harus menantang arus. Kadang ban bocor, anak-anak harus digendong orang tuanya menyeberang sungai dengan pakaian basah kuyup,” kenangnya.

Kata Sardia, puluhan tahun masyarakat menantikan hadirnya pembangunan jembatan tersebut.

Dalam Kunker ke Soppeng, selain Dansat Brimob Polda Sulsel, Kapolda Sulsel juga didampingi Kombes Pol. Zulham Effendy S.I.K.,M.H selaku Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto,S.I.K., M.H. selaku Kabid Humas Polda Sulsel, Kompol Robby Ansyari, S.I.K.,M.H selaku Koorspripim Polda Sulsel. (*)

Harapan Warga Terwujud, Jembatan Gantung Satya Haprabu Lakellu Kini Hubungkan Tiga Desa di Soppeng

 

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, meresmikan Jembatan Gantung Satya Haprabu Lakellu yang berlokasi di Dusun Lakellu, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Kamis (18/12/2025).

Peresmian jembatan tersebut, menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Watu yang selama puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses transportasi dan mobilitas, terutama saat musim hujan dan banjir.

Jembatan gantung ini dibangun oleh gabungan Tim Vertical Rescue Indonesia bersama personel Satuan Brimob Polda Sulsel dibawah pimpinan Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan.S.I.K., M.H sebagai bagian dari Program 1.000 Jembatan di seluruh Indonesia atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia.

Kapolda Sulsel didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol. Zulham Effendy, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan, serta Kapolres Soppeng AKBP Aditya.

Turut hadir Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Kepala Desa Watu, serta tokoh masyarakat setempat.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI agar aparat negara hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pelosok.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Brimob untuk turun langsung mengerjakan jembatan gantung itu. Pekerjaannya pun sudah selesai setelah kurang lebih 14 hari dilaksanakan.

“Pembangunan jembatan ini merupakan instruksi Bapak Presiden yang memerintahkan kami untuk hadir membantu masyarakat. Kami menargetkan pembangunan selesai dalam dua minggu, dan alhamdulillah hari ini jembatan ini dapat kita resmikan,” ujar Kapolda

Berita Duka: Korban Hanyut Di Pinrang Ditemukan, Tim SAR Batalyon B Pelopor Brimob

Sulawesi Selatan[17-12-2025] – Setelah melakukan pencarian intensif selama tidak lebih dari 24 jam,Tim Search and Rescue (SAR) dari Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan, bersama dengan potensi SAR gabungan dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, berhasil menemukan korban yang dilaporkan hilang dan hanyut di aliran sungai Kelurahan Mamminasae, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Operasi pencarian, yang melibatkan penyisiran di tengah arus sungai yang keruh dan deras serta medan yang dikelilingi vegetasi lebat, menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak:

• Batalyon B Pelopor Brimob

• Potensi SAR Gabungan:.

• Masyarakat Setempat:.

Setelah proses evakuasi yang dilakukan dengan hati-hati, jenazah korban kemudian dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga di kediamannya,Keberhasilan penemuan korban ini menutup operasi SAR di Kelurahan Mamminasae. Seluruh tim yang terlibat menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.