Personel Batalyon D Pelopor Siaga Posko Aman Nusa I & II Amankan Wilayah Luwu Raya, Terapkan Teknik Penyelamatan Korban Patah Tulang Akibat Jatuh dari Ketinggian

Luwu Utara— Personel Batalyon D Pelopor dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam rangka pengamanan wilayah melalui Operasi Aman Nusa I & II. Dalam pelaksanaan tugas di wilayah Luwu Raya, pasukan tidak hanya fokus pada patroli dan pengamanan situasi kamtibmas, tetapi juga meningkatkan kapasitas respons tanggap darurat, termasuk penanganan korban kecelakaan dengan cedera serius seperti patah tulang akibat jatuh dari ketinggian.

Kegiatan siaga posko yang digelar secara terpadu tersebut merupakan bagian dari langkah preventif dan responsif menghadapi potensi gangguan keamanan maupun bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Dengan menempatkan personel terlatih di sejumlah titik strategis, kehadiran aparat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat penanganan kondisi darurat di tengah masyarakat.

Komandan satuan menegaskan bahwa kemampuan teknis seperti ini wajib dikuasai oleh setiap personel, mengingat wilayah Luwu Raya memiliki kontur geografis yang beragam, mulai dari dataran hingga perbukitan, yang berisiko terhadap kecelakaan jatuh dari ketinggian.

Operasi Aman Nusa I & II tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menitikberatkan pada misi kemanusiaan. Kehadiran personel di posko siaga menjadi simbol kesiapan negara dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Batalyon D Pelopor menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan personel, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta menjaga stabilitas keamanan di Luwu Raya demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *