
Luwu Raya – Dalam upaya membentuk karakter personel yang berintegritas, religius, dan profesional, Personel Batalyon D Pelopor jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di tempat ibadah masing-masing sesuai agama dan kepercayaan yang dianut, Kamis (19/02/2026).
Kegiatan Binrohtal ini diikuti oleh seluruh personel yang beragama Islam, Kristen, dan Hindu. Pelaksanaan dilakukan secara khidmat dan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari pembinaan internal guna meningkatkan kualitas spiritual serta moral setiap anggota dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Khusus Personel Muslim: Awal Puasa Diawali Sholat Dhuha dan Ceramah
Bagi personel yang beragama Islam, kegiatan Binrohtal bertepatan dengan momentum awal bulan suci Ramadan. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat sunnah dhuha secara berjamaah. Dalam suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan, para personel memanjatkan doa agar diberikan kekuatan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa dan tugas kedinasan.
Setelah sholat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama (Ceramah) yang dibawakan oleh salah satu personel Batalyon D Pelopor, Bripda Almubdi Fathir. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri serta memperbaiki kualitas ibadah dan kinerja.
Bripda Almubdi Fathir menekankan bahwa tugas sebagai anggota Polri bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian yang harus dilandasi niat ibadah. Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga akhlak, disiplin, serta mengendalikan emosi, terutama saat menjalankan tugas di lapangan.
“Puasa mengajarkan kita kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Nilai-nilai inilah yang harus kita terapkan dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya dalam ceramah tersebut.
Personel Kristen dan Hindu Laksanakan Ibadah Sesuai Keyakinan
Sementara itu, personel yang beragama Kristen melaksanakan ibadah dan doa bersama di gereja, dengan mengangkat tema tentang penguatan iman serta tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas negara. Sedangkan personel yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan di pura, memohon keselamatan serta keharmonisan dalam kehidupan pribadi maupun kedinasan.
Kegiatan ini menjadi wujud toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di lingkungan Batalyon D Pelopor. Meskipun berbeda keyakinan, seluruh personel tetap menunjukkan semangat persatuan dan saling menghormati.
Perkuat Mental dan Integritas Personel
Komandan Batalyon D Pelopor menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual anggota. Menurutnya, kekuatan rohani merupakan fondasi penting dalam membentuk personel yang profesional, humanis, serta berintegritas tinggi.
“Dengan mental dan spiritual yang kuat, personel akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan, serta mampu menjaga sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur institusi Polri,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Binrohtal ini, diharapkan seluruh personel Batalyon D Pelopor semakin meningkatkan kualitas keimanan, mempererat solidaritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.