Pengenalan Alat Pendukung dalam Pelaksanaan Refling Posko Aman Nusa I dan 2

Luwu Utara – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, Posko Aman Nusa I dan II Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel melaksanakan kegiatan pengenalan alat pendukung dalam pelaksanaan refling (rappelling) di Mako Batalyon D Pelopor, Senin (02/03/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemampuan teknis personel dalam mendukung tugas-tugas operasional di lapangan, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam yang membutuhkan teknik evakuasi vertikal. Refling menjadi salah satu kemampuan dasar yang wajib dikuasai oleh personel Brimob dalam menunjang tugas kemanusiaan maupun operasi kepolisian lainnya.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, instruktur memberikan penjelasan secara rinci mengenai fungsi dan cara penggunaan berbagai alat pendukung refling, di antaranya tali karmantel, descender, carabiner, figure of eight, helm pengaman, serta body harness. Personel juga diberikan pemahaman tentang standar keselamatan (safety procedure) sebelum, saat, dan sesudah pelaksanaan refling.

 

Komandan Batalyon D Pelopor menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengenalan alat, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan guna memastikan setiap personel memiliki kesiapan mental dan keterampilan teknis yang mumpuni.

 

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel mampu memahami fungsi alat serta prosedur keselamatan dalam pelaksanaan refling sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja saat bertugas di lapangan,” ujarnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para personel tampak serius mengikuti arahan instruktur serta melakukan simulasi penggunaan alat secara bergantian. Interaksi aktif antara instruktur dan peserta juga terlihat dalam sesi tanya jawab guna memperdalam pemahaman teknis.

 

Siaga Posko Aman Nusa I dan II sendiri merupakan bentuk kesiapsiagaan Satbrimob Polda Sulsel dalam menghadapi potensi bencana dan gangguan kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu Utara. Dengan adanya pembekalan teknis seperti ini, diharapkan personel semakin sigap, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas negara.

 

Kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat serta penegasan kembali pentingnya disiplin dan standar operasional prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas. Semangat kebersamaan dan loyalitas menjadi landasan utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapan personel demi mendukung pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan presisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *