Menjaga Keseimbangan Antara Ibadah dan Latihan

Pembinaan fisik personel remaja Kompi 3 Batalyon D Pelopor tetap dilaksanakan secara konsisten selama bulan suci Ramadan dengan penyesuaian waktu pelaksanaan.
Kegiatan tersebut digelar pada malam hari sebelum waktu istirahat, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesiapsiagaan dan kebugaran fisik tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah puasa.
Iptu muhammad Fajar perkasa, S.Tr.K.,S.I.K menjelaskan bahwa pembinaan fisik di bulan Ramadan difokuskan pada latihan dengan intensitas terukur dan mengedepankan faktor keamanan serta kesehatan personel.
Kegiatan diawali dengan pemanasan, dilanjutkan dengan latihan kekuatan dan ketahanan seperti push-up, sit-up, squat, serta lari jarak pendek di lingkungan markas, kemudian diakhiri dengan pendinginan.
“Ramadan bukan menjadi alasan untuk menurunkan semangat berlatih. Justru ini menjadi momentum untuk melatih disiplin, ketahanan fisik, serta mental para personel remaja,” ujarnya.
Pelaksanaan latihan pada malam hari dipilih agar kondisi fisik personel sudah kembali prima setelah berbuka puasa dan melaksanakan ibadah salat tarawih. Selain menjaga stamina, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter personel yang tangguh, disiplin, serta memiliki jiwa korsa yang kuat.
Para personel remaja tampak antusias mengikuti setiap rangkaian latihan. Dengan semangat kebersamaan, mereka menjalani pembinaan fisik secara teratur dan penuh tanggung jawab.
Diharapkan melalui pembinaan yang berkelanjutan ini, personel remaja Kompi 3 Batalyon D Pelopor senantiasa siap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari satuan, serta mampu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
