Respon Cepat Tim SAR Batalyon C Pelopor Bantu Padamkan Api dalam Insiden Mobil Terbakar di Kota Watampone

Bone — Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menunjukkan respon cepat dalam menangani insiden kebakaran satu unit kendaraan roda empat yang terjadi di Kota Watampone, Kabupaten Bone, Jumat malam (20/03/2026).

Kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA di perempatan Jalan Makmur, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang. Insiden ini terjadi di tengah situasi arus lalu lintas yang padat merayap, bertepatan dengan perayaan malam takbiran, sehingga sempat menarik perhatian warga sekitar.

Kendaraan yang terbakar diketahui merupakan satu unit mobil merk Honda CRV warna hitam dengan nomor polisi DD 1729 AT milik Sakti (30), warga Jalan Sungai Barito, Kelurahan Manurungge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Berdasarkan kronologis kejadian, saat kendaraan melintas di lokasi, pengemudi tiba-tiba mendengar suara ledakan yang berasal dari bagian bawah depan kendaraan. Pengemudi kemudian segera menghentikan kendaraan dan mendapati asap keluar dari bagian mesin. Tidak berselang lama, muncul percikan api yang dengan cepat membesar. Menyadari bahaya tersebut, pengemudi bersama penumpang langsung menjauh untuk menyelamatkan diri.

Personel kepolisian yang berada di sekitar lokasi dengan sigap melakukan pengamanan area serta segera menghubungi pihak Pemadam Kebakaran guna mencegah dampak yang lebih luas.

Sekitar pukul 21.10 WITA, dua unit mobil Pemadam Kebakaran bersama satu unit ambulans serta personel SAR Brimob Batalyon C Pelopor yang tergabung dalam Posko Aman I dan II tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dengan sigap, tim langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke permukiman warga di sekitar lokasi.

Respon cepat Tim SAR Batalyon C Pelopor ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan personel Brimob dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu unit kendaraan mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian material mencapai kurang lebih Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).

Berkat sinergi yang baik antara aparat kepolisian, pemadam kebakaran, dan Tim SAR Brimob, situasi dapat segera dikendalikan dan kembali aman serta kondusif meskipun terjadi di tengah tingginya aktivitas masyarakat pada malam takbiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *