Di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Sulsel tetap menempatkan pembinaan rohani (Binroh) sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan mental yang kuat. Kegiatan Binroh bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi ruang refleksi diri untuk memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Setiap pekan, suasana markas yang biasanya dipenuhi dengan latihan fisik dan kesiapsiagaan operasional, berubah menjadi lebih khidmat. Personel berkumpul dengan penuh kesadaran, mengikuti ceramah keagamaan, pembacaan doa, serta diskusi yang membangun jiwa dan pikiran. Dalam momen tersebut, mereka diajak untuk mengingat kembali hakikat pengabdian, bahwa tugas sebagai anggota Brimob bukan hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga keteguhan hati dan kejernihan nurani.
Melalui Binroh, terjalin kebersamaan yang lebih erat antar personel. Tidak ada sekat pangkat atau jabatan, semua duduk sejajar sebagai insan yang ingin memperbaiki diri. Nilai-nilai seperti keikhlasan, disiplin, tanggung jawab, dan empati ditanamkan secara mendalam, sehingga tercermin dalam sikap sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kedinasan.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa dalam setiap langkah tugas yang penuh risiko, ada kekuatan spiritual yang harus senantiasa dijaga. Dengan hati yang tenang dan iman yang kuat, personel Batalyon A Pelopor mampu menghadapi berbagai tantangan dengan lebih bijak dan profesional.
Danyon A Pelopor KOMPOL Mursalim M,S.E,M.M. menyampaikan Bahwa Binroh bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk personel yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara spiritual. Dari sinilah lahir sosok-sosok Bhayangkara yang humanis, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan sepenuh hati.


