Makassar – Kesibukan dan tuntutan tugas tidak membuat personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulsel mengesampingkan pembinaan spiritual. Melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), personel meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam menjalankan pengabdian.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Personel mengikuti rangkaian Binrohtal dengan membaca Al-Qur’an bersama. Momentum ini menjadi ruang untuk sejenak menenangkan diri, memperkuat keimanan, sekaligus mengingat kembali nilai-nilai moral yang menjadi landasan dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas.
Bagi personel Gegana, kekuatan tidak hanya dibentuk melalui latihan fisik dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan tugas. Keteguhan hati, pengendalian diri, serta akhlak yang baik juga menjadi bagian penting dari profesionalisme seorang anggota Polri.
Danden Gegana Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Mansur, S.H., M.H., mengatakan bahwa pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembentukan karakter personel.
> “Di balik kemampuan dan kesiapan personel dalam melaksanakan tugas, harus ada kekuatan mental dan spiritual yang menjadi pegangan. Kami berharap Binrohtal dapat membentuk personel yang semakin berintegritas, berakhlak, dan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kompol Mansur.
Melalui Binrohtal, Detasemen Gegana terus membangun keseimbangan antara kekuatan, profesionalisme, dan ketakwaan. Sebab, di balik seragam yang dikenakan, terdapat pribadi yang terus ditempa untuk menjadi insan pengabdi yang lebih baik.


