MAKASSAR – Tim Siaga SAR Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan bersama Tim Pemadam Kebakaran Kota Makassar berjibaku memadamkan kobaran api yang terjadi di kawasan Jl. Manunggal 31, RT 02/RW 07, Kota Makassar.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Tim Siaga SAR Kompi 2 Batalyon A Pelopor dipimpin langsung oleh Ps. Pa Ops Kompi 2 Batalyon A Pelopor, AIPTU Marding, S.H.
Setibanya di lokasi, personel langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api agar tidak semakin meluas ke bangunan maupun permukiman di sekitar lokasi.
Dengan sigap, personel bersama Tim Damkar melakukan penanganan di tengah kobaran api. Upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta memastikan titik-titik api dapat dikendalikan.
Kehadiran personel Siaga SAR Brimob menjadi bagian dari respons cepat dalam membantu masyarakat ketika terjadi situasi darurat, khususnya bencana kebakaran yang membutuhkan penanganan secara cepat dan terkoordinasi.
Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Mursalim M., S.E., M.M., mengatakan bahwa keterlibatan personel dalam membantu penanganan kebakaran merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Personel kami harus selalu siap dan tanggap terhadap setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran Brimob.
Dalam situasi kebakaran, kecepatan bertindak dan sinergi dengan instansi terkait sangat penting untuk membantu mengendalikan api serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” ujar Kompol Mursalim.
Ia menambahkan, koordinasi dan kerja sama antara personel Brimob dengan Tim Pemadam Kebakaran menjadi kunci dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.
“Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat. Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel agar dapat memberikan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Sinergi antara Tim Siaga SAR Kompi 2 Batalyon A Pelopor dan Tim Pemadam Kebakaran Kota Makassar tersebut menunjukkan komitmen aparat dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat.








