WAJO — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan personel Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel. Pada Rabu (16/9/2026), personel turun langsung ke Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, untuk mendistribusikan air bersih kepada warga.
Di tengah kebutuhan masyarakat akan air bersih, personel hadir bukan sekadar membawa bantuan. Mereka berinteraksi langsung dengan warga, menyapa, berbincang, hingga membantu proses penyaluran air kepada masyarakat yang membutuhkan.
Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan personel Brimob dengan masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan dimanfaatkan untuk mendengar langsung kondisi warga sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian dari pengabdian.
Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandaka, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian personel terhadap masyarakat sekaligus upaya membangun hubungan yang semakin dekat dengan warga.
“Kami ingin kehadiran personel benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan hanya hadir dalam tugas kepolisian, tetapi juga hadir ketika warga membutuhkan bantuan. Kami datang untuk membantu sekaligus menyapa dan mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Kompol Rudi Mandaka.
Ia menambahkan, kedekatan dengan masyarakat menjadi hal penting dalam pelaksanaan tugas personel di lapangan.
“Bagi kami, membantu masyarakat adalah bagian dari pengabdian. Semoga bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan semakin mempererat hubungan antara personel Batalyon C Pelopor dengan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Personel dan warga berbaur dalam proses pendistribusian air bersih, memperlihatkan sisi humanis anggota Brimob yang hadir untuk membantu tanpa sekat.
Melalui kegiatan ini, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan secara langsung, serta membangun komunikasi yang hangat dengan warga.














