Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulsel Hadiri Sholat Idul Fitri 1447 H di Parepare

Parepare — Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, S.Sos., S.M., M.Si., M.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Lapangan Andi Makassau, Sabtu (21/03/2026)

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Ribuan masyarakat Kota Parepare tampak memadati lapangan sejak pagi hari untuk menunaikan ibadah sholat Id secara berjamaah.

Kehadiran Kompol Ramli bersama Forkopimda menjadi wujud sinergitas antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif selama perayaan hari besar keagamaan. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat dan masyarakat.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan lancar, didukung oleh pengamanan dari personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait lainnya. Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan antar masyarakat dan para pejabat yang hadir.

Kompol Ramli menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap kegiatan keagamaan berjalan dengan aman dan nyaman.

“Momentum Idul Fitri ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan persatuan. Kami berharap situasi kamtibmas di Kota Parepare tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Perayaan Idul Fitri tahun ini di Kota Parepare berlangsung dengan penuh kehangatan, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

Pertajam Kemampuan Perorangan, Personel Siaga Aman Nusa I dan II Batalyon C Pelopor Latihan Keslap

Bone, Senin (23/02/2026) – Dalam rangka mempertajam kemampuan perorangan serta meningkatkan profesionalisme di lapangan, personel Siaga Aman Nusa I dan II Batalyon C Pelopor melaksanakan latihan kesehatan lapangan, Senin (23/02/2026).

Kegiatan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar personel dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat, penanganan korban, evakuasi medis, hingga prosedur tindakan cepat sebelum mendapatkan penanganan lanjutan. Latihan ini menjadi bagian penting dalam mendukung tugas-tugas operasional di lapangan, terutama saat menghadapi situasi kontinjensi maupun bencana.

Selain melaksanakan latihan peningkatan kemampuan, personel Siaga Aman Nusa I dan II Batalyon C Pelopor juga melakukan pemeliharaan dan perawatan (Harwat) perlengkapan operasional pada saat standby on call. Kegiatan ini meliputi pengecekan kesiapan perlengkapan PHH, SAR, serta peralatan pendukung lainnya guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai.

Danyon C Pelopor  Kompol Rudi Mandaka, S.H. menegaskan bahwa kesiapan personel tidak hanya diukur dari kehadiran fisik, tetapi juga dari kemampuan teknis dan kesiapan perlengkapan yang selalu terawat dengan baik.

“Latihan dan harwat yang rutin dilaksanakan merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kesiapsiagaan. Personel harus selalu siap digerakkan kapan saja dan dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Dengan pelaksanaan latihan kesehatan lapangan serta perawatan perlengkapan secara berkala, Siaga Aman Nusa I dan II Batalyon C Pelopor menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Bone dan sekitarnya.

Brimob Polda Sulsel Sambangi Panti Asuhan An Nur, Bagi-bagi Sembako hingga Takjil 

MAKASSAR — Sat Brimob Polda Sulsel mengisi bulan suci Ramadan dengan melaksanakan kegiatan bertajuk “Ramadan Berbagi” dengan membagikan takjil gratis dan Sembako.

 

Pada edisi pertama Ramadan Berbagi dilaksanakan oleh personel Bagian Ops dan Seksi TIK Sat Brimob Polda Sulsel.

 

Dipimpin langsung Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si bersama jajaran bertandang ke Panti Asuhan An Nur, Jalan Tupai, Kota Makassar, Kamis (19 Februari 2026).

 

Ditemui awak media, AKBP Nur Ichsan menjelaskan, kegiatan Ramadan Berbagi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh personel Sat Brimob Polda Sulsel dan jajaran setiap bulan puasa.

 

“Kegiatan ini dilaksanakan bergiliran setiap Bagian, Subbag dan Seksi jajaran Sat Brimob Polda Sulsel dan giliran pertama yang melaksanakan adalah Bagian Ops dan Seksi TIK,” ucap AKBP Nur Ichsan.

 

Bila pada tahun-tahun sebelumnya konsep Ramadan Berbagi digelar di depan Mako Sat Brimob Polda Sulsel, Jl. K.S. Tubun nomor 10, namun untuk tahun ini dilaksanakan berbeda.

 

“Ini sejalan dengan arahan dari Bapak Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H. agar dalam berbagi di bulan Ramadan lebih tepat sasaran dan kegiatan ini juga dilaksanakan oleh Detasemen dan Batalyon jajaran di daerah,” tutur Kabag Ops Nur Ichsan.

 

Di Panti Asuhan An Nur, AKBP Nur Ichsan menyebutkan, dalam gelaran ini jajaran Bag Ops dan Seksi TIK Sat Brimob Polda Sulsel berbagi sembako berupa beras, telur, mi instan, minyak goreng, gula, sirup, dan juga takjil.

 

“Semoga apa yang kami salurkan ini bisa bermanfaat untuk saudara kita di Panti Asuhan An Nur,” sebut Kabag Ops bergelar Magister Sains ini.

 

Sementara itu Pengurus Panti Asuhan An Nur, Nunung Syarifah menyampaikan terima kasih atas silaturahmi personel Sat Brimob Polda Sulsel dalam rangka Ramadan Berbagi.

 

“Semoga niat baik dari bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian menjadi ladang pahala dan berkah bagi kita semua,” ujar Nunung.

 

Nunung juga menambahkan semoga tugas-tugas yang dilaksanakan oleh personel Brimob dapat berjalan dengan lancar dan senantiasa dalam lindungan Allah. (*)

Hadir Sebagai Pemateri Di Kuliah Perdana Uncapi, Danyon Brimob Bone Sampaikan Ini

Bone. Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si hadir sebagai pembawa materi dalam kuliah perdana tahun akademik 2024/2025 di Kampus Universitas Cahaya Prima (Uncapi) Bone, Kamis (19/09/2024).

Pada kesempatan ini, Danyon Ichsan memberikan materi tentang Kehidupan berbangsa dan bernegara serta Pembinaan Kesadaran Bela Negara atau Wawasan Kebangsaan.

Saat ditemui, AKBP Nur Ichsan menjelaskan bahwa materi pokok yang disampaikan diantaranya, pengertian wawasan kebangsaan, mengapa kita harus bela negara, apa manfaat dari bela negara dan apa penyebab lemahnya kesadaran bela negara.

“Sebagai generasi muda, saya mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk menjadi pemersatu komponen bangsa dan bukan sebaliknya sebagai pemecah belah bangsa, inilah salah satu tujuan pembelajaran tentang kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar AKBP Nur Ichsan.

Perwira berpangkat Dua Melati yang juga merupakan Alumni Uncapi ini menambahkan bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan, olehnya itu sebagai generasi penerus mempunyai tugas yang tidak ringan untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

“Salah satu implementasi Bela Negara dalam kehidupan sehari-hari adalah bangga menggunakan produk dalam negeri seperti batik dan senantiasa mentaati segala peraturan seperti tertib berlalu lintas dan sebagainya,” tambah Danyon Ichsan.

Sementara itu Rektor Uncapi, Prof DR. Drs. Hj. Andi Cahaya., M.Si mengucapkan terima kasih atas kehadiran Danyon Brimob untuk memberi materi pada kuliah perdana ini.

“Hubungan Uncapi dengan Brimob Bone sudah terjalin dengan harmonis selama ini dan harapannya semoga ini dapat berlanjut dimasa yang akan datang,” pungkasnya.

Dansat Brimob Polda Sulsel Dianugerahi Gelar Adat Kerajaan Gowa, Danyon Ichsan: Beliau Sosok Menginspirasi

TINDIZZZ.COM, GOWA — Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si menyaksikan langsung penganugerahan Gelar Adat dari Kerajaan Gowa kepada Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K.,M.Han beserta Mirza Novelia Ardini.

Menjadi salah satu sosok yang menjadi saksi penganugerahan, Danyon Ichsan mengaku, sosok Dansat Brimob memang menginspirasi.

Maka tidak heran, penganugerahan Gelar Adat Kerajaan Gowa kepada Dansat) Brimob Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K.,M.Han beserta Mirza Novelia Ardini merupakan hal yang memberikan motivasi kepada seluruh jajaran untuk terus menebar kebaikan.

Prosesi penganugerahan gelar itu berlangsung di Museum Balla Lompoa Jl. K. H. Wahid Hasyim No.39, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/3/2024).

Payung kuning persegi dijunjung empat lelaki mengiringi langkah Heru Novianto beserta Icha Heru Novianto di atas bentangan karpet merah menuju rumah adat Balla Lompoa.

Sejumlah pejabat ikut menyambut, seperti Wadansat Brimob Polda Sulsel AKBP Fajar Dani Susanto, S.I.K.,M.H , Kapolres Gowa AKBP R.T.S Simanjuntak S.H.,S.I.K.,M.M.,M.I.K., para Danyon Batalyon Pelopor, Komandan Detasemen Gegana, Para Pejabat Utama Satbrimob Polda Sulsel, serta pemangku adat Bone dan Gowa.

Pemberian gelar adat oleh Raja Gowa ini sangat sakral. Heru Novianto diberi gelar adat I Daeng Magassing sedangkan Istrinya, Mirza Novelia Ardhini diberikan gelar adat I Daeng Mate’ne.

Gelaran penganugerahan berlangsung penuh khidmat. Diawali tarian Pa’duppa, Pembacaan Ayat Suci Al Quran dan sekaligus doa bersama, pembacaan Sinopsis Keturunan Kerajaan Gowa.

Setelah itu, Raja Gowa Ke 38 Paduka Yang Mulia Sombayya Andi Kumala Ijo Daeng Sila, Karaeng Lembang Parang memakaikan Songko Recca dan penyerahan Pusaka Kerajaan berupa Badik serta Pin Emas kepada Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Heru Novianto I Daeng Magassing, S.I.K.,M.Han beserta Mirza Novelia Ardhini I Daeng Mate’ne dan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat sebagai tanda Dansat Brimob Polda Sulsel dan Ibu secara sah memiliki gelar bangsawan dari Kerajaan Gowa.

Raja Gowa 38 Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang menjelaskan pemberian gelar adat kepada Heru sesuai karakter dan melihat sifat dan perilaku kepada sesama manusia.

“Arti Daeng Magassing ialah memberikan suatu pemberian dan kekuatan kepada sesama,” katanya.

Selain itu, makna Daeng Magassing ialah kuat, kuat berkolaborasi, kuat memberikan dukungan kepada siapapun.

Sedangkan Arti Daeng Mate’ne yakni di mana pun pasti disenangi dan baik. (*)

Hasil Musda IX Pramuka Sulsel, Bupati Gowa Terpilih Pimpin Kwarda

TINDIZZZ, MAKASSAR — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan terpilih sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan masa bakti 2024-2029.

Hal ini berdasarkan hasil keputusan bersama termasuk seluruh pengurus kwartir-kwartir cabang 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) IX Gerakan Pramuka Sulsel Tahun 2024 yang berlangsung di Ballroom Novotel Hotel Makassar, Sabtu (27/1/2024).

 

“Adapun keputusan khusus dan rekomendasi Komisi C yaitu secara utuh dan bulat menyepakati Kakak Adnan Purichta Ichsan sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan masa bakti 2024-2029,” ungkap Sekretaris Kwarda Sulsel, Rahmansyah yang membacakan hasil tersebut.

Selain itu, beberapa catatan disebutkan yakni mengesahkan dan memasukkan Suhartina Bohari (Wakil Bupati Maros) menjadi salah satu Wakil Ketua merangkap Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.

“Nantinya akan dipilih formatur yang mewakili majelis pembimbing daerah, pengurus lama yang ditunjuk oleh ketua terpilih dan empat orang formatur mewakili Kwartir cabang yang disepakati pada empat koordinator wilayah,” tambahnya.

Olehnya ia berharap kedepan program prioritas Kwarda agar terus melibatkan kwartor cabang khususnya mempertimbangkan sharing pembiayaan dan sharing sumber daya pelatih dan pembina kegiatan yang dilaksanakan.

Sementara Ketua Kwarda Sulsel, Adnan Purichta Ichsan setelah dinyatakan terpilih memaparkan visi dan misinya selama menjabat sebagai Ketua Kwarda masa bakti 2024-2029, yaitu visi mewujudkan organisasi yang profesionao menuju SDM yang unggul serta berjiwa Pancasila.

Dirinya menyebut Gerakan Pramuka, sebagai organisasi kepanduan di Indonesia menghadapi beberapa kendala dan tantangan dalam menjalankan kegiatannya, seperti kurangnya sumber daya meliputi sarana, peralatan dan fasilitas lain sehingga dapat membatasi kemampuan untuk menyelenggarakan kegiatan yang bervariasi dan bermanfaat.

“Dengan mencermati kondisi yang ada saat ini, maka kebijakan yang kami ambil pertama adalah memperbaiki struktur organisasi melalui rasionalisasi yaitu dengan perampingan menuju organisasi yang efektif, efisien dan modern. Dimana penataan organisasi diawali dengan perbaikan dan penguatan kelembagaan gerakan pramuka, tugas, fungsi serta anggaran diubah menjadi tanggung jawab pemerintah,” sebutnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menitik beratkan kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengarah kepada pramuka yang profesional, proporsional dan unggul untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan melalui rekruitmen, pendidikan dan pelatihan serta pembinaan yang diarahkan menuiu insan yang Pancasilais agar mempunyai rasa kepeduliaan yang tinggi, cinta tanah air  semangat bela negara dan nasionalisme,” urainya.

Kendati demikian dengan berbagai hal yang disampaikan, pihaknya akan terus menerima saran dan masukan dari seluruh pihak yang ada. Pasalnya keberhasilan program itu bisa diraih jika adanya kerjasama dan kolaborasi umtuk memajukan pramuka khususnya pramuka Sulawesi Selatan.

“Kita semua pasti ingin melihat pramuka ini lebih baik ke depan. Oleh karena itu semua saran, masukan dan pendapat dari kita semua saya pastikan bahwa kita akan akomodir untuk kita bahas secara bersama-sama, dan akan kita jadikan program kerja gerakan pramuka Sulawesi Selatan, karena bagi saya tidak ada kemajuan dengan cara-cara individualistik bamun keberhasilan itu bisa diraih dngan cara-cara kolaborasi. Jadi mari bersama-sama membangun pramuka Supawesi Selatan menjadi pramuka yamg lebih baik lagi di masa tang akan datang,” harap Adnan. (rls)

Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Tanjung Priok Jakarta menggelar program padat karya.

Sedikitnya 60 orang warga dari Kelurahan Tanjung Priok, Pademangan Barat, Sungai Bambu, dan Warakas Jakarta Utara turut terlibat dalam kegiatan ini.

“Program padat karya yang dilaksanakan di berbagai kantor Distrik Navigasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok ini dilaksanakan secara berkesinambungan dari tahun ke tahun secara swakelola,” kata Direktur Kenavigasian, Basar Antonius dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka kegiatan padat karya tersebut di halaman Kantor Disnav Kelas I Tanjung Priok, Jakarta.

Menurut Basar, kegiatan padat karya seperti ini dapat membuat lingkungan kerja yang bersih dan nyaman bagi para pegawai Disnav Tanjung Priok.

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, menurutnya, penembakan terhadap jemaah di dua Masjid di Selandia Baru adalah aksi pengecut dan tak bertanggung jawab.

Dia mengajak seluruh umat beragam untuk menahan diri dan meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga bekerja keras mencari kabar perkembangan kondisi di Selandia Baru, termasuk memastikan kondisi keamanan warga negara Indonesia.

Dia juga meminta seluruh warga tidak menyebarkan video aksi penembakan yang dilakukan pelaku.

Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Pemprov DKI turut berbelasungkawa atas penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand, yang menewaskan 49 orang.

Warna-warna bendera Selandia Baru akan dimunculkan selama seminggu di jembatan penyeberangan orang (JPO) Gelora Bung Karno.

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan kombinasi warna itu dimunculkan di JPO GBK sebagai bentuk solidaritas dan dukungan Jakarta kepada Selandia Baru. Terutama keluarga korban penembakan massal di dua masjid tersebut.

“Ini sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” ujar Hari lewat keterangannya, Sabtu (16/3/2019).

Pemunculan warna-warna bendera Selandia Baru ini sudah dilakukan sejak Jumat (15/3) malam. Kombinasi warna yang ada di bendera tersebut adalah merah, biru, dan putih.