Luwu Utara – Menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman terorisme dan benda berbahaya, Personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel menggelar latihan intensif mengenai kemampuan Penjinakan Bom (Jibom). Kegiatan kali ini difokuskan pada pengenalan serta prosedur penggunaan alat deteksi X-Ray yang berlangsung di Tribun Mako Yon D Pelopor, Desa Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.
Latihan yang dilaksanakan pada hari Kamis ini dipimpin langsung oleh Ba Subden 2 Jibom Detasemen Gegana, Brigpol Takbir. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya akurasi dan ketelitian dalam mengoperasikan perangkat X-Ray untuk mengidentifikasi isi paket atau benda mencurigakan tanpa harus membukanya secara manual. Hal ini merupakan langkah krusial demi keselamatan personel di lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satbrimob Polda Sulsel dalam meningkatkan profesionalisme anggota. Dengan menguasai teknologi deteksi terkini, diharapkan setiap personel Subden Composite memiliki naluri taktis yang lebih tajam dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah Sulawesi Selatan.
Selama proses latihan berlangsung, seluruh personel tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemindaian hingga analisis citra yang dihasilkan oleh mesin X-Ray. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga simulasi praktis penanganan benda yang dianggap memiliki risiko tinggi.
Hingga berakhirnya latihan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Semangat Brimob Untuk Nusa dan Bangsa terus menjadi landasan utama bagi para personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab demi menjaga kondusivitas kamtibmas.


