Makassar – Meningkatnya permintaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar menyebabkan antrean kendaraan semakin panjang. Bahkan, antrean yang membludak hingga ke bahu jalan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.
Melihat kondisi tersebut, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel turun langsung ke sejumlah SPBU untuk membantu mengamankan situasi sekaligus mengatur kendaraan yang sedang mengantre mengisi BBM.
Dengan sigap, personel mengarahkan kendaraan agar antrean tetap tertib dan tidak mengambil badan jalan. Pengaturan juga dilakukan untuk memberikan ruang bagi kendaraan lain yang melintas sehingga arus lalu lintas tetap dapat bergerak dengan lancar.
Kehadiran personel di lokasi tidak hanya bertujuan mengurai kepadatan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang melakukan pengisian BBM.
Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Mursalim M, S.E., M.M., mengatakan bahwa personel akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi kepadatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas selama berada di area SPBU. Antrean yang tertib akan membantu memperlancar proses pengisian BBM serta mencegah terjadinya kemacetan di jalan raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Batalyon A Pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Personel juga mengingatkan para pengendara agar tetap bersabar, tidak menyerobot antrean, serta mematuhi aturan lalu lintas selama menunggu giliran mengisi BBM.
Melalui kehadiran personel di lapangan, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai situasi yang dihadapi masyarakat.
Batalyon A Pelopor – Hadir, Mengabdi dan Melindungi Masyarakat.














